Mazmur

Dari In-Christ Wiki, Wiki Kristen Indonesia
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Salah satu partiur Mazmur: Mazmur 129

Mazmur adalah nyanyian atau syair puji-pujian yang biasa dilantunkan oleh para nabi yang dipakai dalam ibadat di Bait Suci di Yerusalem dan upacara kerajaan pada masa Israel Kuno, kumpulan-kumpulannya terdapat pada Perjanjian Lama di dalam Alkitab.<ref name="Westermeyer"/><ref name="Kramer"/><ref name="Rowley"> H.h Rowley., WORSHIP IN ANCIENT ISRAEL, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004 </ref> Kitab Perjanjian Lama adalah bagian dari Alkitab orang Kristen sehingga diwarisi hingga sekarang dalam kehidupan umat atau jemaat.<ref name="Kramer"/>

Epistemologi

Dari bahasa Yunani psalmos berasal dari kata psallô (memainkan musik, memetik dengan jari) dan dalam bahasa Inggris menjadi psalms. Mazmur adalah iring-iringan musik yang menyertai nyanyian, syair yang dinyanyikan dan biasanya diiringi dengan musik.<ref name="Sabda">(Indonesia)http://sejarah.sabda.org/artikel/mazmur.htm</ref>

Mazmur juga dapat berarti kidung / lagu - dari bahasa Yunani ôdê berasal dari kata kerja adô (bernyanyi, bersenandung), namun kidung dapat disertai dengan musik ataupun tidak.<ref name="Sabda"/>

Terakhir, Mazmur berarti nyanyian / himne - dari bahasa Yunani humnos berasal dari kata hudeô (merayakan/perayaan, memperingati/peringatan) dan berarti kidung puji-pujian yang dipersembahkan kepada Allah, dewa, pahlawan, atau orang-orang besar. <ref name="Sabda"/>

Sejarah Nyanyian Mazmur

Sejarah Mazmur yang perdana dapat dilihat dari kisah Hana dalam Alkitab Perjanjian Lama ketika Hana memohon dikaruniai anak (I Samuel 2:1-10).<ref name="Kramer">(Indonesia)A. th Keamer., Tafsir Alkitab-Kitab Yunus, Jakarta : BPK Gunung Mulia </ref> Sejarah dalam Alkitab lain juga pada Kitab Yunus yang memiliki makna penyelamatan Allah terhadap dirinya dan sebuah bangsa yang bernama Niniwe (Yunus 2:1-9).<ref name="Kramer"/> Mazmur merupakan devosi dari kehidupan.<ref name="Westermeyer"/>

Mazmur yang paling terkenal adalah Mazmur dalam masa Raja Daud yang terdapat dalam Kitab Mazmur, merupakan bagian terpanjang dalam Alkitab (mencapati 150 pasal.<ref name="Lasor"/> Raja Daud (Israel) itu menggubah Mazmur dalam cerita puji-pujiannya, keluh-kesahnya, dan suka-dukanya, bersama-sama dengan beberapa gubahan pengarang yang lain, dibukukan dalam kitab Mazmur.<ref name="van dop"/> Penggunaan dalam ibadat umum terutama waktu penobatan raja, pernikahan raja dan peperangan.<ref name="Lasor">(Indonesia)W. Lasor., Pengantar Perjanjian Lama, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 20017</ref> Dalam menyanyikannya diiringi alat musik yang sangat beragam, mulai dari kecapi, gambus, rebana, dan alat musik Israel yang lain.<ref name="Lasor"/>

Pada abad ketiga, Tertulianus menyatakan Mazmur sebagai bagian penyembahan umat Kristen.<ref name="Westermeyer"/> Bahkan Nyanyian yang identik dengan Raja Daud ini dianggap sebagai yang pertama, di tengah dan yang terakhir.<ref name="Westermeyer"/> Kemudian pada sekitar abad 14 - 15, dalam tradisi monastik dilakukan nyanyian Mazmur sepanjang Minggu dan dimasukkan dalam buku devosi, salah satunya Imitation of Christy oleh Thomas Kempis (1280-1471)<ref name="Westermeyer"/>

Para reformator gereja abad 16 juga memberi tempat istimewa kepada nyanyian Mazmur.<ref name="van dop"/> Baik Luther maupun Calvin sangat menghargai mazmur sebagai nyanyian jemaat.<ref name="van dop"/> Luther sendiri memakai Mazmur dalam Bahasa Latin sampai dia menerjemahkannya dalam bahasa Jerman agar lebih bermanfaat bagi nyanyian jemaat lokal.<ref name="van dop"/> Nyanyian Mazmur zaman reformasi itu dinyanyikan dalam model gregorian.<ref name="van dop"/> Luther juga bercita-cita untuk membuat nyanyian Mazmur dalam strofa yang tetap dan melodi yang lebih sederhana sehingga lebih mudah untuk dinyanyikan di dalam gereja.<ref name="van dop"/> Salah satu sumbangan Luther terdapat dalam Kidung Jemaat 130.<ref name="van dop"/> Kemudain di Jerman juga terbit Mazmur dalam bahasa Jerman oleh organis Matthias Greiter.<ref name="Rachman"/>

Calvin lalu berinisiatif untuk mewujudkan cita-cita Luther agar Mazmur dinyanyikan dalam gereja dengan menyusun Mazmur dalam bahasa Perancis pada tahun 1939.<ref name="Rachman"/> mengumpulkan para komponis dan penyair untuk menerbitkan karya yang dinamakannya Mazmur Jenewa pada tahun 1562.<ref name="van dop"/>Prakarsa itu juga melibatkan sahabatnya, Martin Bucher.<ref name="Rachman">(Indonesia) Rasid Rachman., Pembimbing ke dalam Sejarah Liturgi, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010</ref> Penyair-penyair itu di antaranya adalah: Clement Marot ( 1496-1544), Theodore Bazha dan komponis-komponis itu antara lain: Loys Bourgeois, Maestro Pierre.<ref name="van dop"/><ref name="Rachman"/>

Pada zaman modern diteliti kembali tentang Mazmur oleh ahli bernama Gunkel dan Mowinckel yang menyumbangkan pemikirannya dalam menggolongkan Mazmur.<ref name="Rowley"/> Menurut Gunkel, Mazmur lebih bersifat menggambarkan pengalaman dan perasaan orang-orang secara religius ketimbang bersifat kultis untuk ibadat.<ref name="Rowley"/> Dalam penggolongan Mazmur, Gunkel membagi dalam peristiwa-peristiwa penting kerajaan; penobatan, perkawinan, peringatan-peringatan (berdirinya dinasti), pra dan pasca pertempuran.<ref name="Rowley"/> Golongan yang lain adalah dalam ibadat kultis di Bait Suci yang bersifat profetis, ratapan perorangan dan Mazmur litugis.<ref name="Rowley"/>

Di dalam buku padat panjang, Yohanes Lamb (John Lamb) meneliti Mazmur yang digunakan dalam tradisi Yahudi, TradisiPerjanjian Baru, gereja-gereja di Barat, gereja-gereja Timur, Lutheran, Reform, Anglikan, dan gereja-gereja Scottish.<ref name="Westermeyer"/> Dia menemukan bahwa Nyanyian Mazmur dipakai dalam perayaan perjamuan malam terakhir yang Yesus lakukan bersama murid-murid-Nya. <ref name="Westermeyer"/>

Dalam penelitiannya, Yohanes Lamb menemukan data dari komputer di Perpustakaan Yale Divinity School dan menemukan 983 buku musik dengan kata kunci "Mazmur" dalam judulnya.<ref name="Westermeyer"/> Selain itu di Sekolah Seminari Luther juga ditemukan 2.199 buku yang berkaitan dengan Mazmur.<ref name="Westermeyer"/>

Pentingnya Mazmur untuk kehidupan gereja

Pentingnya Nyanyian Mazmur untuk kehidupan gereja adalah sebagai salah satu unsur liturgi (Ibadah secara keseluruhan) dalam kehidupan gereja.<ref name="Westermeyer">(en) Paul Westermeyer., Te Deum - The Curch and Music, Menneapolis: Ausburg Fortress, 1998</ref> Sebagai cikal bakal nyanyian gerejawi, Mazmur dijuluki sebagai suara gereja, yaitu mencerminkan realitas kehidupan umat pada zamannya.<ref name="Westermeyer"/> Mazmur merupakan sendi dari kehidupan gereja dan dalam kebangkitan sebuah negara.<ref name="Westermeyer"/> Mazmur 23, 84, 90, 100, 130, 150 atau pada banyak bagian lainnya merupakan kenangan dari perasaan seseorang.<ref name="Westermeyer"/>

Gereja-gereja yang berharap memiliki ikatan persekutuan dengan gereja yang kudus dan am, menjadi satu tubuh di dalam Kristus melalui zaman dan konteksnya, gereja memerlukan Mazmur sebagai himne oikumenis.<ref name="van dop">(Indonesia)H.A. van Dop., Oikumene dalam Nyanyian Gereja dalam buku Struggling in Hope, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004</ref> Di sini van Dop menyoroti betapa melalui makna Nyanyian Mazmur, gereja dapat lebih membangun relasi dengan gereja lain dalam semangat oikumene sebagai satu tubuh gereja milik Kristus.<ref name="van dop"/>

Pada Masa Kalvin, Mazmur diterjemahkan ke dalam bahasa setempat dan disederhanakan agar bisa dinyanyikan jemaat dengan maksud agar jemaat tidak menyanyikan lagu-lagu yang tidak sesuai dengan iman Kristen.<ref name="Rachman"/> Hal ini agar bertujuan agar jemaat memiliki lagu-lagu yang sopan, suci, membuat umat berdoa kepada Allah dan mengajarkan kasih Allah sebagai ganti lagu-lagu yang biasanya dinyanyikan jemaat yang mengandung nilai kebusukan dan kemesuman.<ref name="Rachman"/>

Gereja-gereja di Indonesia masih sedikit yang memakai Nyanyian Mazmur sebagai nyanyian jemaat.<ref name="van dop"/> Hal ini sangat disayangkan, sehingga seorang tokoh himnologi Inggris bernama Erik Routley mengatakan "Tidak ada yang lebih merugikan ibadah serta lebih menghilangkan kemanusiaan dari ibadah itu daripada mengabaikan Mazmur".<ref name="van dop"/> Pada umumnya, makna Nyanyian Mazmur lebih "mendarat" di tengah-tengah kenyataan hidup manusia dibanding banyak kidung rohani lainnya yang cenderung membalut kenyataan itu dengan "penghiburan" kepada jemaat.<ref name="van dop"/>

Mazmur dan Kristus

Mazmur ada kaitannya dengan Kristus bagi umat Kristen, sebab jika dalam Perjanjian Lama terdapat Mazmur, maka begitu pula dalam Perjanjian Baru yang adalah lanjutan Perjanjian Lama, dan jika dalam Perjanjian Baru terdapat Mazmur, maka hal ini berhubungan dengan Kristus.<ref name="Westermeyer"/> Hal ini kemudian diteliti, sehingga seorang bernama Massey Shepherd memberikan petunjuk pada kita:

  1. if:
{{#if:|
border: 1px solid #AAAAAA;

}}" class="cquote"

width="20" valign="top" style="color:#B2B7F2;font-size:{{#switch:20px 10px=20px 30px=60px 40px=80px 50px=100px 60px=120px {{{1}}} width="20" valign="bottom" style="color:#B2B7F2;font-size:{{#switch:20px 10px=20px 30px=60px 40px=80px 50px=100px 60px=120px
{{#if:|

—{{{4}}}{{#if:|, {{{5}}}}}

}}

}}

Bukan hanya Mazmur sering dikutip dalam Perjanjian Baru, namun juga terdapat dalam setiap tradisi bangsa Israel pada zaman Yesus dan setelah-Nya.<ref name="Westermeyer"/> Oleh karena itu Mazmur merupakan Nyanyian yang dianggap juga merupakan pergerakan Kristosentris, yaitu Kristus sebagai pusat ajaran.<ref name="Westermeyer"/> Dietrich Bonhoeffer menyatakan kepada gereja ketika dia melihat para pemazmur sebagai buku Kristen, yang artinya, salah satu yang berdoa dengan Mazmur adalah Kristus.<ref name="Westermeyer"/> Hal ini dipertegas oleh Luther yang menganggap Mazmur sebagai keseluruhan kehidupan orang beriman sebagai warga kerajaan Allah.<ref name="Westermeyer"/>

Lihat pula

referensi

1 }}
     | references-column-width 
     | references-column-count references-column-count-{{{1}}} }}
   | {{#if: 
     | references-column-width }} }}" style="{{#if: 
   | {{#iferror: {{#ifexpr: 1 > 1 }}
     | Templat:Column-width
     | Templat:Column-count }}
   | {{#if: 
     | Templat:Column-width }} }} list-style-type: {{#switch: 
   | upper-alpha
   | upper-roman
   | lower-alpha
   | lower-greek
   | lower-roman = {{{group}}}
   | #default = decimal}};">
<references group=""></references>

Pranala luar

{{#switch:|subgroup|child=|none=|#default=

{{#if:|<th style="border-left:2px solid #fdfdfd;width:100%;|}}{{#if:|{{#if:Daftar pasal dalam Kitab Mazmur • תהילים (Tehilim)|}}}}{{#if:Mazmur123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150|{{#if:Daftar pasal dalam Kitab Mazmur • תהילים (Tehilim)|}}{{#if:|}}{{#if:Alkitab|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|{{#if:|}}}}{{#if:151152-155Mazmur dari Salomo|{{#if:Daftar pasal dalam Kitab Mazmur • תהילים (Tehilim)Mazmur123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150|}}{{#if:Apokrif|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:HallelHaleluyaMazmur PertobatanSelaNyanyian Ziarah|{{#if:Daftar pasal dalam Kitab Mazmur • תהילים (Tehilim)Mazmur123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150151152-155Mazmur dari Salomo|}}{{#if:Istilah|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:Alkitab IbraniSeptuagintaLatin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi WycliffeVersi King JamesVersi American StandardVersi World English|{{#if:Sumber|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:|<td style="text-align:left;border-left-width:2px;border-left-style:solid;|}}{{#if:|{{#if:Daftar pasal dalam Kitab Mazmur • תהילים (Tehilim)Mazmur123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150151152-155Mazmur dari SalomoHallelHaleluyaMazmur PertobatanSelaNyanyian Ziarah|}}}}

{{#switch:|subgroup|child=

|none=|#default=}}